Pengertian Daya Akomodasi Mata, Punctum Proximum dan Punctum Remotum

Berikut ini adalah masih terkait dengan pembahasan tentang mata yaitu mekanisme penglihatan dan proses melihat pada mata manusia sekaligus membahas tentang daya akomodasi mata, pengertian punctum proximum dan pengertian punctum remotum.

Mekanisme Proses Melihat pada Mata

Bayangan yang terbentuk pada retina akan terjadi jika seberkas cahaya masuk melalui pupil kemudian dibiaskan oleh lensa mata sehingga terbentuk bayangan nyata, terbalik, dan diperkecil.

Bayangan yang terbentuk di retina tersebut kemudian diteruskan oleh saraf optik menuju ke otak. Otak mengubah kesan bayangan tersebut sehingga kita melihat benda seperti aslinya.

Daya Akomodasi Mata

Kemampuan lensa mata untuk menebal dan memipih disebut daya akomodasi mata
Lensa mata akan menebal jika digunakan untuk melihat bendabenda yang jaraknya dekat. Sebaliknya, lensa mata akan memipih jika digunakan untuk melihat benda-benda yang letaknya jauh.
Gambar: Daya Akomodasi Mata

Kemampuan lensa mata memiliki batas tertentu. Jarak terdekat yang masih dapat dilihat dengan jelas oleh mata normal adalah 25 cm. Titik ini disebut sebagai punctum proximum (PP).

Sedangkan jarak terjauh yang masih dapat dilihat dengan jelas oleh mata normal adalah tak terhingga. Titik ini disebut sebagai punctum remotum (PR).

Demikian pembahasan tentang proses melihat pada mata manusia dilengkapi dengan penjelasan tentang daya akomodasi mata manusia sebagai penjelas materi ini.

Terimakasih telah membaca artikel-artikel kami. Jika anda ingin mendapatkan update artikel terbaru kami melalui Email silahkan daftarkan Email anda.:

0 Response to "Pengertian Daya Akomodasi Mata, Punctum Proximum dan Punctum Remotum"

Post a Comment