Dampak Negatif dan Positif (Manfaat) Pemuaian dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut ini adalah pembahasan yang masih terkait dengan pemuaian pada zat padat yaitu tentang kerugian pemuaian, manfaat pemuaian, dampak pemuaian, akibat pemuaian, manfaat pemuaian dalam kehidupan sehari-hari.

Dampak Negatif Pemuaian

Masalah-masalah yang timbul akibat terjadinya pemuaian. Pemuaian zat padat menimbulkan banyak masalah dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini diberikan contoh masalah dan cara mengatasinya.

  1. Pemasangan kawat telepon dan kawat listrik jika dilakukan di siang hari, harus memperhitungkan pengerutan pada malam hari. Jika tidak dipasang agak kendur, pada malam hari saat menyusut, kawat bisa putus.
  2. Pemasangan kaca jendela harus agak longgar agar jika kaca memuai tidak akan pecah.
  3. Pemasangan rel kereta api juga dilakukan agak longgar agar jika rel memuai tidak membengkok.
  4. Logam-logam yang dipakai pada mesin mobil atau motor dipilih logam yang tahan panas (titik leburnya tinggi) dan koefisien muainya rendah. Dengan demikian, mesin akan tahan berada pada suhu tinggi dan pemuaian logamnya tidak akan mengganggu pergerakan antarbagian mesin tersebut.

Manfaat Pemauaian dalam kehidupan sehari-hari

Meskipun menimbulkan masalah, pemuaian zat padat juga banyak memberikan manfaat, seperti berikut ini.

a. Pembuatan bimetal

Bimetal terdiri atas 2 keping logam yang memiliki koefisien muai panjang yang berbeda. Dua keping logam ini satu sama lain saling dikeling. Jika dipanaskan maka bimetal akan melengkung ke arah logam yang koefisien muainya lebih kecil.

Bimetal banyak dimanfaatkan sebagai termostat. Termostat dipakai sebagai sakelar pengaman seperti pada meteran listrik, sirene pemadam kebakaran, pendingin ruangan (AC), dan penghangat ruangan (heater).

Termostat
Termostat yang Ada pada Pendingin Ruangan
Gambar: Termostat yang Ada pada Pendingin Ruangan

Termostat berguna untuk mematikan atau menghidupkan sebuah peralatan listrik secara otomatis ketika suhu tertentu telah tercapai. Di rumah, termostat terdapat pada pendingin ruangan (AC) atau pemanas ruangan (heater).

Termostat akan mematikan AC jika suhu yang diinginkan telah tercapai. Sebaliknya, AC akan menyala jika suhu ruangan naik kembali. Jika kamu menurunkan suhu 1oF (0,6oC) selama 8 jam sehari maka kamu akan menghemat 1% biaya energi pemanasan yang kamu keluarkan.

Jika suhu diturunkan 10oF (6oC) maka biaya yang dapat dihemat sebesar 10%. Hal yang sama terjadi pada AC. Dengan menaikkan suhu AC 10oF selama 8 jam sehari, kamu akan menghemat sekitar 10 persen tagihan listrik yang harus dibayar.

Misalnya, mengatur suhu AC pada 22oC akan lebih baik dibandingkan mengaturnya pada suhu 16oC. Dengan mengatur suhu AC pada 22oC, tagihan listrik akan turun sekitar 10 % daripada jika AC diatur pada suhu 16oC. Suhu 22oC sudah cukup nyaman dan lebih hemat energi.

c. Pemasangan bingkai besi roda kereta api

Sebelum dipanaskan, ukuran diameter roda kereta api sedikit lebih kecil daripada diameter bingkai besinya. Jika mau dipasang, roda harus dipanaskan terlebih dahulu sehingga roda memuai.

Dengan demikian, roda dapat masuk pada bingkainya. Setelah roda masuk, suhunya dibiarkan turun. Akhirnya, tanpa diberi baut, roda kereta api tersebut akan melekat kuat pada bingkainya.

Terimakasih telah membaca artikel-artikel kami. Jika anda ingin mendapatkan update artikel terbaru kami melalui Email silahkan daftarkan Email anda.:

0 Response to "Dampak Negatif dan Positif (Manfaat) Pemuaian dalam Kehidupan Sehari-hari"

Post a Comment