Pengertian serta Contoh Sifat (Perubahan) Fisika dan Sifat (Perubahan) Kimia

Berikut ini adalah pembahasan tentang sifat fisika dan sifat kimia yang meliputi pengertian sifat fisika, contoh sifat fisika, pengertian sifat kimia, contoh sifat kimia, contoh perubahan kimia, contoh perubahan fisika.

Semakin langkah bahan bakar minyak tanah, banyak orang yang kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak. Kayu yang dibakar akan berubah menjadi asap dan arang/abu.

Sifat Fisika dan Kimia

Tahukah kamu bahwa reaksi perubahan yang terjadi pada kayu bakar tersebut merupakan sifat kimia zat tersebut? Jika ada sifat kimia zat, apakah ada sifat fisika zat? Mau tahu, mari ikuti pembahasan berikut ini.

Semua benda di alam ini adalah materi. Materi di alam dapat mengalami perubahan bentuk, fase (wujud), sifat, dan menjadi materi yang lain. Ada dua sifat dasar yang digunakan untuk mengidentifikasikan suatu materi, yaitu sifat fisika dan sifat kimia.

A. Sifat (Perubahan) Fisika

Pernahkan kamu mencoba membengkokkan lilin? Pada kenyataannya, lilin tidak dapat dibengkokkan, tetapi dapat dipatahkan. Itu merupakan salah satu contoh sifat fisika. Selain kerapuhannya, ciri yang menggambarkan lilin adalah warna dan bentuknya.
Ciri suatu materi yang dapat diamati dan dirasakan tanpa mengubah zat-zat yang menyusun materi tersebut dinamakan sifat fisika. 
Contoh sifat fisika antara lain warna, ukuran, kelarutan, aroma/bau, kekerasan, titik didih, titik leleh, titik beku, dan daya hantar listrik. Suatu zat dapat dibedakan dengan melihat sifat-sifat fisikanya.

B. Sifat (Perubahan) Kimia

Sifat kimia adalah semua sifat yang berkaitan dengan perubahan kimia yang dapat dialami oleh suatu zat. 
Contohnya, dapat bereaksi, mudah berkarat, mudah terbakar, dan berbau.

Sifat kimia berhubungan erat dengan perubahan atau reaksi kimia yang terjadi terhadap zat tersebut. Contohnya, sifat kimia pembakaran yang dibuktikan dengan melakukan pembakaran terhadap zat yang dimaksud.

Ketika terjadi pembakaran tersebut, reaksi kimia juga terjadi sekaligus yang menghasilkan jenis zat baru. Terbentuknya jenis zat baru ini merupakan indikator bahwa reaksi kimia telah berlangsung.

Tablet padat bercampur dengan air untuk menghasilkan setidaknya satu zat baru yang teramati oleh pengamat dengan timbulnya gas, seperti ditunjukkan oleh gelembung-gelembung.

Sebuah proses yang mengubah satu atau lebih zat pereaksi/reaktan menjadi satu atau lebih zat hasil/produk yang berbeda disebut reaksi kimia atau perubahan kimia.

Adanya sifat kimia yang tampak dari reaksi kimia yang terjadi dapat dibuktikan. Misalnya, pisang yang dikupas jika didiamkan akan berubah warnanya. Itu disebabkan zat yang terkandung dalam pisang mengalami oksidasi atau bereaksi dengan oksigen di udara.

Akan tetapi, jika pisang tersebut dilapisi dengan vitamin C maka warna pisang itu tidak berubah. Hal ini disebabkan vitamin C merupakan antioksidan yang mampu menghambat/menghalangi terjadinya oksidasi terhadap pisang.Untuk lebih jelasanya tentang reaksi kimia, mari lakukan kegiatan berikut ini!

Petunjuk Kerja
  1. Masukkan sabut pencuci aluminium ke dalam gelas.
  2. Tuangkan cuka di atasnya.
  3. Amati perubahan warna sabut itu. Lalu, amati secara teratur selama 2 jam atau lebih.


Berdasarkan kegiatan di atas, sabut aluminium pada awalnya berwarna keperak-perakan. Kemudian, lama-kelamaan sabut berubah menjadi coklat kemerah-merahan.

Cuka menghilangkan lapisan pelindung sabut aluminium sehingga aluminium pada sabut berkarat. Karat adalah reaksi kimia antara suatu bahan dengan oksigen.

Kata karat biasanya diartikan penyatuan besi dengan oksigen untuk membentuk bahan kimia coklat kemerahan yang disebut oksida besi (Fe2O3).

Oksida besi ini disebut karat. Akan tetapi, reaksi kimia antara bahan selain besi dengan oksigen secara umum disebut korosi.

Pernahkah kamu makan pisang yang masih mengkal (setengah keras) atau pisang yang sudah matang? Bedakah rasa manisnya?

Rasa atau aroma merupakan contoh sifat fisik. Rasa manis merupakan salah satu sifat fisik yang umum pada molekul gula. Terjadinya rasa manis berasal dari zat pati yang terkandung dalam pisang.

Molekul zat pati terdiri atas molekul gula yang lebih kecil yang terikat pada suatu rantai yang panjang. Zat pati tidak berasa manis, meskipun terdiri atas gula.

Sebagian besar buah, termasuk juga pisang, mengandung molekul zat pati yang terpecah menjadi molekul gula saat matang. Perubahan ini disebut pemasakan dan menghasilkan rasa manis pada buah yang sudah matang.

Manusia diberi akal oleh Tuhan supaya dapat mengatur alam seisinya. Salah satu usaha manusia untuk mengatur adalah mengubah suatu materi menjadi materi lain.

Perbedaan Sifat (Perubahan) Fisika dan Kimia

Pengertian serta Contoh Sifat (Perubahan) Fisika dan Sifat (Perubahan) Kimia
Tabel: Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia

Contoh Sifat (Perubahan) Fisika dan Kimia

Pengertian serta Contoh Sifat (Perubahan) Fisika dan Sifat (Perubahan) Kimia
Tabel: Contoh Perubahan Fisika dan Kimia

Setiap benda berbeda karena tersusun dari materi yang berbeda juga. Sifat fisika suatu materi dikaitkan dengan fisik yang dapat dilihat oleh mata.

Sebaliknya, sifat kimia dikaitkan dengan kemampuan suatu zat untuk bereaksi atau mengalami perubahan tertentu.

Pernahkah kamu mengamati sampah daun dan sampah plastik? Manakah yang dapat diuraikan bakteri?

Terimakasih telah membaca artikel-artikel kami. Jika anda ingin mendapatkan update artikel terbaru kami melalui Email silahkan daftarkan Email anda.:

0 Response to "Pengertian serta Contoh Sifat (Perubahan) Fisika dan Sifat (Perubahan) Kimia"

Post a Comment